restabengkulukota.bengkulu.polri.go.id – Kota Bengkulu – Mendorong masyarakat agar memiliki keterampilan dan kesempatan kerja yang lebih baik menjadi salah satu bentuk kepedulian Polresta Bengkulu terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat. Melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran), Polresta Bengkulu terus memperkuat sinergi dengan lembaga pelatihan kerja (LPK) guna membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan kompetensi dan mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Poliran dalam rangka Program Quick Wins Kapolri “Polisi Bersama Masyarakat” yang dilaksanakan pada Kamis (5/11/2026) pukul 09.20 WIB, bertempat di LPK Srikandi, Jalan Mahakam 4, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolresta Bengkulu Kombes Pol. Rahmad Hidayat, S.S., M.H., didampingi sejumlah pejabat utama Polresta Bengkulu serta dihadiri perwakilan Dinas Ketenagakerjaan Kota Bengkulu, pengelola sejumlah LPK, dan sekitar 15 peserta pelatihan kerja.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Bengkulu berdialog langsung dengan para pengelola LPK dan peserta pelatihan untuk menyerap aspirasi, mengetahui kebutuhan masyarakat pencari kerja, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menyediakan akses pelatihan keterampilan yang dapat menunjang kesempatan memperoleh pekerjaan.
Kapolresta Bengkulu Kombes Pol. Rahmad Hidayat mengatakan bahwa program Poliran merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan pengangguran, sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Polri ingin hadir memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Melalui program Poliran ini, kami berupaya menjembatani masyarakat dengan lembaga pelatihan kerja agar mereka memiliki kesempatan meningkatkan keterampilan, memperoleh sertifikasi, dan mempersiapkan diri untuk mendapatkan pekerjaan yang layak,” ujar Kapolresta.
Selain memperkuat kerja sama dengan lembaga pelatihan, Kapolresta Bengkulu juga memastikan kesiapan sarana dan prasarana serta optimalisasi pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi Chef De Partie & Cook yang dikelola LPK Srikandi. Program tersebut diharapkan mampu mencetak tenaga kerja terampil dan kompeten, khususnya di bidang kuliner, sehingga peserta memiliki bekal yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Kapolresta juga menekankan bahwa keberhasilan seseorang dalam memperoleh pekerjaan tidak hanya ditentukan oleh keterampilan teknis, tetapi juga harus didukung kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, serta etos kerja yang baik.
“Jangan pernah berhenti belajar dan meningkatkan kemampuan. Manfaatkan kesempatan pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, karena keterampilan yang dimiliki dapat menjadi modal untuk meraih masa depan yang lebih baik. Kami juga mendorong agar peserta memiliki mental yang kuat, disiplin, dan tidak mudah menyerah dalam mencari pekerjaan,” tambahnya.
Di sela-sela kegiatan, Kapolresta Bengkulu turut memberikan imbauan kamtibmas kepada para peserta dan pengelola LPK agar tidak terjerumus dalam praktik judi online maupun penipuan daring yang saat ini semakin marak dan dapat merugikan masyarakat. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah tergiur iming-iming keuntungan instan, tawaran pekerjaan dengan janji penghasilan tidak masuk akal, maupun informasi lowongan kerja yang belum jelas kebenarannya.
“Saya mengingatkan kepada seluruh peserta dan masyarakat agar jangan sampai terlibat judi online maupun menjadi korban penipuan daring. Jangan mencari penghasilan melalui jalan pintas yang justru dapat merusak masa depan. Manfaatkan waktu untuk hal-hal positif, tingkatkan keterampilan, dan pastikan setiap informasi lowongan pekerjaan benar-benar berasal dari sumber yang terpercaya,” tegas Kapolresta.
Dukungan terhadap pelaksanaan program Poliran juga disampaikan oleh salah satu perwakilan LPK yang hadir. Ia mengapresiasi perhatian dan dukungan Polresta Bengkulu dalam membantu masyarakat meningkatkan kemampuan serta mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
“Kami sangat menyambut baik sinergi bersama Polresta Bengkulu melalui program Poliran ini. Dukungan Polri menjadi motivasi bagi lembaga pelatihan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan peserta. Harapan kami, melalui kolaborasi ini semakin banyak masyarakat yang memiliki kompetensi, mendapatkan pekerjaan, dan mampu mandiri secara ekonomi,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Intelkam AKP Junairi, S.H., M.H., Kasat Binmas AKP Nurlaila, S.Sos., Kasat Lantas AKP Aan Setiawan, S.Sos., M.M., Kasat Resnarkoba AKP Firman Syahputra, S.H., M.H., Kasat Reskrim AKP Prengki Sirait, S.H., Kapolsek Gading Cempaka AKP Surya R. Purnama, S.H., M.H., Kabid Penta Kerja Disnaker Kota Bengkulu Purniati, S.E., M.AP., serta perwakilan LPK Cemerlang Teknik, Takekka, Universal, Lantern House, Little Bee, dan Lei.
Melalui kegiatan ini, Polresta Bengkulu berharap terbangun kolaborasi berkelanjutan antara Polri, pemerintah daerah, dan lembaga pelatihan kerja dalam memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mencegah masyarakat terjerumus dalam berbagai aktivitas negatif.
Program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya menjadi bagian dari solusi terhadap persoalan sosial masyarakat demi mewujudkan masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera.
